Eiffel-Tower

Eiffel-Tower

Selasa, 31 Januari 2012

Seberkas Lembaran Online Untuk Tuhan.,

 
dan Tuhankah  yang  harus disalahkan ?

Seorang sahabat  terisak  isak  tepat  depanku  tak   kuasa  menghentikan derasnya banyu nan mengalir tanpa bisa terbendung lagi. Ketika  orang  yang  selalu  menjadi  belahan  jiwa,  penyemangat  raga justru menyisakan luka yang tak akan terlupa sesaat sebelum dipanggil  yang KUASA

Rasanya  baru  kemarin  aku melihat  betapa cerah  rona  yang  terpancar  dari  wajah sahabat karibku,  maklumlah  baru  bebrapa bulan yang lalu dia menunaikan  sunatullah  membangun  keluarga  yang sakinah. Belum  lagi  kejadian  tersebut  terjadi ketika perayaan 6 bulan pernikahan  yyyaaaa... lagi-lagi  kecelakaan  maut  seakan  lagi  gencar  mencari  mangsa. Kalau kemarin  Indonesia berduka atas peristiwa  berdarah “TUGU TANI” yang tidak memberi ampun pada para korbannya  sekarang  tikungan  tirus  yang  tidak  jauh  dari rumah yang dihuni mereka huni justru harus menjadi saksi atas  peristiwa na’as itu.  

Sesaat setelah kejadian sambil menunggu keputusan dokter dari ruang UGD, sahabatku langsung memintaku untuk bergegas ke rumah sakit. Setibaku di rumah sakit, terlihat wajah pucat pasi  dan keadaan yang sudah lusuh tak menentu, kemudian dirangkulnya aku sembari bertanya “Tuhankah yang harus disalahkan?“. Begitu dalam makna pertanyaannya,  sungguh akupun hanya bisa tertunduk karena tak berani untuk sekedar untuk memberi jawaban yang mampu menegarkannya. Aku hanya bisa memberikan sugesti agar dia melayangkan permohonan doa pada ALLAH untuk diberikan kekuatan yang dahsyat agar bisa melewati ini semua. Yaacch… keyakinanku bahwa ketika kita melihat, ketika itu pula kita buta. Ada skenario ALLAH yang terkadang belum mampu untuk langsung dicerna kita sebagai makhluk yang tidak sempurna. Sembari menunggu kabar dari ruang operasi, aku bersama sahabatku dan ibu mertuanya bertanjak untuk bertamu ke rumah ALLAH (musholah terdekat). Kamipun sholat berjama’ah untuk memohon kepada Yang serba Maha agar diberikan yang terbaik atas perkara dunia ini.
Tiga jam kemudian akhirnya terdengarlah kabar yang cukup melegakan karena masa kritis sang suami sudah lewat.  Suasana hening tampak pada ruang TERATAI 03, akan tetapi suasana heningpun pecah ketika pertama kali sang suami sadar dan menyebutkan nama seorang wanita. Meski dengan  suara  yang samar-samar tetapi karena pengucapannya berulang-ulang, memperjelas bahwa bukan nama sang istri yang mengudara sampai di telinga seluruh yang ada diruangan. Wajah panik yang tak bisa diungkapkan pun tergambar di wajah mertua sahabatku, sepertinya dia mengenal sang pemilik nama yang divokalkan terus menerus oleh anaknya. Entahlah apa lagi ini, sungguh aku bisa memahami keadaan sahabatku sudah  tak punya energi untuk berbicara sepatah katapun apalagi untuk bertanya siapa wanita itu meski dihatinya sangat ingin tahu siapa sebenarnya wanita itu? Oleh karena sang suami tak henti -henti menyebut nama wanita itu, pihak medis pun meminta keluarga untuk membawa sang pemilik nama tersebut agar bisa menemui pasien.
Beberapa saat kemudian setelah dijemput oleh adik ipar sahabatku, seorang wanita yang kira-kira usianya lebih muda beberapa tahun dari usiaku dengan wajah yang turut berduka datang menghampiri kami di ruangan tersebut. Kedatangannya membuat membuat aku jauh lebih kaget karena meski kami tidak mengetahui sang pemilik nama tersebut tetapi parasnya tak asing lagi... nanti dulu??? hiya gadis yang ada dialbum foto... yacch benar aku mengingatnya!!! Dulu sewaktu 1 hari sebelum pernikahan ketika sedang membantu persiapan buat hari yang paling sakral tersebut aku menjatuhkan album foto di kamar pengantin dulu.
Kulihat wajah sahabatku yang berubahsedikit cerah ketika melihat wajah wanita tesebut yang memang benar-benar mirip dengan suaminya. Besar harapan wanita itu adalah saudara dari sang suami yang belum sempat dikenalkan.  Terlintas feel buruk di celah otakku ketika suami dari sahabatku dan aku yakin semua juga akan memaklumi aku yang sedikit buruk sangka padanya. Lagi-lagi aku terkejut... oh lebih tepatnya terperanga karena sebuah permintaan maaf  yang  terucap seolah memberi makna yang sangat dalam, terlontar kata “maafi kakak ya dek” diantara samar-samarnya nada yang melantun dari mulut sang suami kepada wanita itu. OOOhhh... tidak,. bila melihat ekspresi tak rela yang penuh luka dari wanita itu membuat aku tak sabar untuk bertanya siapa wanita itu dan mengapa harus meminta maaf padanya??? Aku saja benar-benar ingin tahu, pasti hal yang berpuluh kali lipat tentunya dirasakan oleh sahabatku yang terduduk lesu dipojok seolah sudah tak bertulang lagi. Jedah berselang waktu setelah menghaturkan permintaan maaf, mendadak nafas sang suami seolah hampir menghilang kemudian beberapa saat setelah itu wanita itu ikut mengalirkan banyu dan mengucapkan “ku sudah rela” dan tak lama kemudian suami dari sahabatku menghembuskan nafas terakhir.

Aku Baru Sadar... Betapa Tuhan Berlaku “ADIL” pada umatnya. Ternyata wanita itu adalah wanita yang pernah di sakiti oleh suami sahabatku. Sudah lama memang tapi luka yang membekas masih tampak jelas di wajah wanita itu... Sahabatku juga  manusia biasa yang pernah salah dan juga pernah menyakiti seseorang sampai orang tersebut hampir putus asa.
“Terlepas dari segalanya jauh dilubuk hati orang yang melukai juga ada perasaan bersalah. Walau mulut sulit mengakui, meski orang tersebut enggan menyadari tetapi tetap saja masih ada hati nurani yang tidak pernah bisa untuk memungkiri sebuah kesalahan”.
Kejadian ini membukakan mata hati saya, sedari sanubari saya sebagai manusia biasa yang tak luput dari alfa dan dosa memohon maaf kepada semua orang serta memohon ampunan kepada Yang Serba MAHA.  Gak ada gading yang tak retak,. So jaga dan dan pelihara agar gading itu tidak pecah. Semoga ini akan menjadi bagian dari perjalan kita untuk menuju kearah yang lebih baik. AMIN summa AMIN.






Senin, 30 Januari 2012

Menggarap Ladang Dolar dengan Bisnis Online


Kian hari pengangguran bertambah dengan pesat, bahkan peristiwa tersebut tidak hanya menimpa seseorang karena latar belakang pendidikannya yang rendah. Realitanya dapat kita lihat dari banyaknya angka sarjana yang masih belum bisa menyalurkan ilmunya karena kurangnya lapangan pekerjaan. Belum lagi permasalahan tersebut menjadi masalah yang turun temurun dan sulit untuk diberantas sehingga memicu banyak orang yang tidak siap mental untuk potong kompas. Ada yang memilih untuk menjadi perampok dan berani mengambil risiko kehilangan nyawa ketika tertangkap massa, akan tetapi di sisi lain ada juga yang sengaja meniadakan nyawanya sendiri alias bunuh diri karena sudah tidak sanggup menahan beban hidup yang semakin hari semakin berat. Sungguh sangat disayangkan apabila peristiwa tersebut menimpa orang terdekat kita dan marilah kita bersama-sama berdoa agar kita tidak termasuk dalam golongan tersebut. (Amin.^)

“Dunia ini masih luas mbok hiiiyyaa sabar,. hidup itu harus tegar., toh lautan masih terhampar., daratan masih lebar,. mumpung udara masih tersebar., hiiiyyuuukk mari kita memugar,. pola pikir yang sukar,. hehehe (^^,)”. Zaman sekarang jangan mau dijajah di negeri sendiri untuk itu marilah kita menjajah sampai kenegri seberang demi kelangsungan hidup yang lebih baik., tapi dalam artian yang positif ya mas bro dan mbak sista., "menjajah" yang dimaksud menjajah dunia maya...(upptsss salah menjelajah dunia maya hehe.^). Mumpung masih awal tahun, tidak ada salahnya mencoba menjadikan dunia maya sebagai ladang dolar buat anda agar bisa mewujudkan asa yang senantisa terpendam dalam jiwa (lebeh sedikit gag apa yach,. hahaha..) Banyak pilihan cara yang bisa menghasilkan dolar dari internet, adapun penghasil dolar yang lagi menjamur di kalangan remaja dan ibu rumah tangga yaitu “bisnis online” yang memberikan kemudahan bagi para penjaual dan pembeli untuk bertransaksi.

Ketika kita berbicara “bisnis online” tentu akan mengguratkan dampak positif dan negatif baik bagi para penjaual maupun para pembeli. Adapun jika dilihat dari sisi positifnya, para penjaual dari bisnis online  memperoleh benefit alias keuntungan yang langsung dirasakan yaitu tidak perlu menyediakan atau menyewa tempat untuk menjajahkan jualannya. Sedangkan dampak posistif yang dapat dirasakan oleh pembeli yaitu tidak harus menghabiskan banyak waktu untuk membeli barang yang dibutuhkan terutama bagi pembeli yang memiliki jadwal kesibukan nan padat. Akan tetapi dampak negatif dari bisnis online adalah masih ruwetnya sistem pemasaran barang dan jasa secara online, tentunya hal tersebut berimbas negatif kepada para penjual karena akan menurunkan omset penjualan bahkan boleh jadi penjaual yang tidak mampu bertahan akan gulung tikar. Pada sisi lain, dampak negatif tersebut juga akan membuat pembeli sulit memperoleh barang dan jasa yang mereka butuhkan.

Kabar gembira buat anda sekalian, sekarang anda tidak usah khawatir apalagi sampai mengurungkan niat untuk memulai bisnis online karena membuat website atau blog pribadi yang komersial adalah salah satu upaya untuk menanggulangi dampak negatif dari “bisnis online” sehingga website atau blog tersebut dapat dijadikan sebagai wadah untuk memasarkan barang dan jasa yang akan anda jual sehingga anda tidak perlu repot-repot  door to door atau membayar iklan sebagai ajang promosi untuk memasarkan barang dan jasa yang akan membuat kantong anda jebol.

Bagi para pemula yang masih bingung dengan cara membuat website atau blog pribadi dan juga buat para profesional yang ingin menggarap ladang dolar  dari aktivitas blogging, anda bisa berkonsultasi di sekolah blog. Pada
sekolah blog, anda akan diajak untuk memperdalam tentang website dan blog, domain, hosting serta cara agar website dan blog memiliki rating teratas dalam pencarian mesin google sehingga barang dan jasa yang anda jual juga akan populer tanpa harus anda bekerja terlalu keras karena ketika anda sedang tidak online sistem website dan blog akan tetap berjalan itu artinya bisnis anda juga akan tetap berjalan cukup dengan memasukkan nomor kontak (HP) anda pada website dan blog tersebut kemudian anda akan di hubungi pembeli secara langsung. "SELAMAT MENCOBA"
Kalau ada yang mudah., Kenapa harus memilih yang sulit’.^).,


Informasi lebih lanjut klik link berikut : astamedia blogging school.

Minggu, 29 Januari 2012

Buruan Eksis..,, Bareng AXIS,,,...




Ketika anda disibukkan dengan aktifitas yang menguras konsentrasi tinggi atau  kewajiban yang menuntut anda  menyelesaikan pekerjaan dengan cepat sehingga waktu yang bergulir seolah berputar dengan laksana kilat. Pada sisi lain, baik disadari maupun tidak, hal yang bertolak belakang tentu terjadi dengan sendirinya. Ketika anda melakukan aktifitas yang menguras rasa sabar karena harus menunggu sistem yang berjalan lambat sedangkan kerjaan yang bertumpuk seakan berteriak memanggil anda, tentu akan membuat pergantian waktu berlangsung lama. Hal tersebut hampir dialami oleh setiap orang meski dengan latar permasalahan dan penyebab yang berbeda. Ironisnya, kejadian tersebut lebih sering terjadi ketika kita sedang streaming dan browsing internet. Oleh sebab itu berbagai pembaruan teknologi dikembangkan untuk mengatasi permasalah lambannya sistem jaringan internet yang membuat user harus menyiapkan kesabaran ekstra, hal tersebut membuat perkembangan teknologi dan informasi yang sangat baik. 

Seiring dengan berkembang pesatnya pengguna internet, hal tersebut membuat para penjual jasa penyalur jaringan internet untuk berlomba-lomba memberikan pelayanan terbaik yang dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan. Pada awal tahun naga air ini, slogan "buruan eksis bareng AXIS" dapat menjadi karakteristik buat produk AXes Internetan Seru (AXIS) yang memberikan gambaran langsung kepada para pengguna internet yang eksis untuk menggunakan provaider AXIS sebagai teman setia saat streaming dan browsing internet.  

Untuk keterangan lebih lanjut dapat di lihat pada : AXes Internetan Seru (AXIS)



SO., <(^.'Buruan Eksis..,, Bareng AXIS,,,....'.^)>




Kamis, 26 Januari 2012

Sekedar Buat Renungan.^)

ORANG YANG TIDAK BERPENDIDIKAN ITU TIDAK TERPELAJAR 

 Rasanya tidak etis bila kita langsung mengecap orang yang tidak berpendidikan itu tidaklah terpelajar, karena hidup ini bukan sekdar di bangku pendidikan. Namun bagaimana jika realitanya masih terditeksi ORANG YANG BERPENDIDIKAN NAN TIDAK TERPELAJAR??? 

Sahabat pernah  mengisahkan seorang ibu yang tak mampu membendung lara  serta linangan banyu di celah sudut penglihatannya ketika anak yang selama ini dia perjuangkan untuk menjadi kaum TEPELAJAR meski harus  menahan tetesan keringat darah, anak yang selama ini menjadi belahan hati, anak yang selalu dia banggakan JUSTRU membuat renyuh hati sang ibu karena sebuah ucapan ANAK DURHAKA yang merendahkan ibunya HANYA KARENA SANG IBU TIDAK BERPENDIDIKAN.,

dan untukmu para ILMUAN,.
"manusia tak akan jadi hewan karena tak berpendidikan, boleh jadi  semua itu hanya karena faktor keadaan"
SEBAIKNYA., BERSYUKUURLAH KARENA ENGKAU TELAH JADI ORANG PILIHAN,.
pergunakan amanat itu teman_('.^)